; LaRi.....
Lari? Ya benar aku memang selalu berlari. Lari di dan dari sekian jalan – jalan yang berliku, bercabang, bahkan tumpang tindih...
Langit Jingga di Mempawah, Kota tempat segala kisah terurai dalam alur - alur berliku. dan inilah aku.... melukiskannya ke dalam kata....
; LaRi.....
Lari? Ya benar aku memang selalu berlari. Lari di dan dari sekian jalan – jalan yang berliku, bercabang, bahkan tumpang tindih...
Sajak Sendu #2
eF, ini matahari pertama yang cerah sepanjang mingguku yang sesak, tak peduli ku berusaha keras melupakan waktu pun jerit rindu ...
Nyanyian Biru
Sepulang aku dari bukit batu, darahku menderu teringat jalan terjal pendakian Seperti jalanku yang mencoba menuju... Nyanyiku biru.. P...
TanggaL MERAH
Kapan kan temukan sebuah tanggal Merah yang kan memberiku izin tuk menjelajahinya menyelami dalam palung didalamnya mengentaskan jarak ...
Khanasii.....
Kanashii, watashi wa.............. Siapa yang mengira bila angin musim panas yang berhembus tiba tiba terasa bagai suriken dingin yang ...
Titik Terendah
Aku ingin menangis, Emak. Menumpahkah riuh kelabu yang terkumpul berwaktu - waktu. Ikhlas itu perkara rumit tuk ku leburkan dalam tiap bah...
Masih Bolehkah Cemburu?
( di balik jendela sunyi ) Masih bolehkah aku cemburu pada hujan yang kerap kali datang menemui pucuk pucuk dedaun? seakan menyanyikan l...
**** Biar ****
Biar... Tuk melupakanmu, aku korbankan rindu.. Mana mungkin ku petik nirwana, meskipun kepak sayapku sedemikian tangguh menyibak mega -...
di RembuLan
Aku yakin kunang - kunang me-rimakan sajak malam pada hembus angin, mengirimnya ke perjalanan menuju rembulan yg mulai terkikis.. Hingga ...
Hinata
puisi, mempawah, puisi langit mempawah, puisi indonesia, sastra indonesia, Indonesian literature, Puisi cinta, Kesusastraan Indonesia
Tersesat di Sudut Maya
Tersaput awan pandanganku Pudar dipedarkan kabut tua, namun kulihat pelangi dan bintang - bintang turun ke sisiku mengulurkan kata - kata...
Kupu - Kupu Pergi
Jauh ku tatap hari, tak kembali kupu - kupu yg tadi pergi brburu pagi, mungkin ia meramu embun dengan cinta. Tak lagi ku lihat kepak sa...
Ditanganku ada Cahaya
... Hujan dimataku sudah jd beku, tadi ketika malam baru saja mulai bernarasi.. DeraLah aku! HuyungkanLah aku! KaramkanLah hatiku! ...